
AFPMarcello Lippi.
ADELAIDE, KOMPAS.com - Klub Arab Saudi Al-Ittihad menjadi satu-satunya klub yang sejauh ini hampir memastikan maju ke semifinal Liga Champions Asia, setelah hari Rabu (19/9) di kandang sendiri di Jeddah menang 4-2 atas klub China, Guangzhou Evergrande. Tiga pertandingan lain belum menunjukkan keunggulan yang jelas bagi mereka yang bertanding di pertandingan pertama perempat final tersebut.
Di Adelaide Australia, tuan rumah Adelaide United bermain seri 2-2 melawan klub Uzbekistan, Bunyodkor. Hasil seri juga terjadi Esfahan (Iran) antara klub tuan rumah Sepahan melawan klub Saudi Al-Ahli. Di Ulsan (Korea), tuan rumah Ulsan Hyundai hanya menang tipis 1-0 atas klub Saudi lainya, Al Hilal. Di Jeddah, pelatih Guangzhou Evergrande, Marcello Lippi yang juga adalah mantan pelatih timnas Italia kecewa dengan penampilan timnya terutama di babak kedua, mengingat Guangzhou sempat memimpin 2-1 pada turun minum.
"Kami memulai pertandingan dengan banyak menyerang, dan Ittihad juga mengubah formasi mereka setelah mereka terkejut dengan penampilan kami di babak pertama." kata Lippi.
Walau kalah Lippi berharap Guangzhou masih akan berjuang di pertandingan kedua, dan berharap wasit akan bersikap netral. "Wasit di sini banyak membiarkan permainan keras Ittihad, mudah-mudahan di kandang sendiri itu tidak akan terjadi."
Guangzhou juga tidak bisa menurunkan banyak pemain karena cedera, dan Lippi berharap mereka bisa tampil lagi 2 Oktober mendatang.
Sementara itu, menurut laporan koresponden Kompas di Australia L. Sastra Wijaya, para pemain Adelaide United tidak bisa menyembunyikan kekecewaan setelah bermain seri 2-2 melawan Bunyodkor. Adelaide sudah unggul 2-0 dan berpeluang emas mencetak beberapa gol lain, sebelum pemain belakang mereka Nigel Bogaard terkena kartu merah, dan Bunyodkor akhirnya bisa menyamakan kedudukan 2-2.
"Saya kira di 38 menit pertama, kami bermain cantik sekali, sepakbola menyerang. Kami mungkin bisa mencetak empat atau lima gol, dan kalau itu terjadi, mestinya keadaannya akan sangat berbeda." kata asisten pelatih Adelaide Michael Valkanis.
"Tetapi itulah sepakbola. Situasi bisa berubah dengan cepat. Dengan 10 orang, situasi di babak kedua sangat berbeda." tambah Valkanis.
Dalam perjumpaan di babak penyisihan sebelumnya di Tashkent, Adelaide United menang 2-1 atas Bunyodkor, dan Valkanis mengatakan mereka akan berjuang pada pertandingan kedua, dua pekan mendatang.
"Kami memang kecewa dengan hasil seri ini karena tahu kami sebenarnya bisa unggul lebih banyak. Tetapi hasil seri tidak berarti bencana.Kami akan ke Taskhent, dengan harapan bisa menang."