"Arsenal Salah Jual RvP"


AFPPenyerang Manchester United, Robin van Persie, merayakan gol pertamanya (dari dua) ke gawang CFR Cluj, pada matchday kedua Grup H Liga Champions, di Stadionul Dr. Constantin Radulescu, Selasa (2/10/2012).

LONDON, KOMPAS.com - Mantan pemain dan kapten Arsenal, Tony Adams, menilai "The Gunners" melakukan kesalahan melepas striker Robin van Persie ke Manchester United, awal musim ini. Seharusnya, menurut Adams, Arsenal bisa mengamankan jasa Van Persie lebih lama lagi.

"Saya rasa penjualan Van Persie merupakan sebuah kesalahan. Van Persie bisa bermain di Arsenal selama empat atau lima tahun lagi," papar Adams kepada BBC.

"Saya berharap Arsenal bisa terus berusaha meraih gelar. Tetapi, realistis saja, Arsenal sulit mendapatkannya. Saya tak akan membuat keputusan melepas Van Persie," tambahnya.

Van Persie sendiri hengkang dari Arsenal setelah menolak melakukan perpanjangan kontrak baru. "The Gunners" akhirnya melepas Van Persie ke MU dengan nilai transfer 24 juta pounds.

Dalam beberapa bulan berseragam MU, Van Persie tampil cukup ciamik. Delapan laga dijalani di segala kompetisi, striker asal Belanda itu mengoleksi tujuh gol, lebih banyak dari jumlah gol bomber andalan MU lainnya, Wayne Rooney.

 

Ban Kapten Ramsey Dilucuti


GLYN KIRK / AFPGelandang Arsenal dari Wales, Aaron Ramsey, hadir dalam sesi latihan untuk laga Liga Champions melawan Olympiakos di pusat latihan klub di London Colney, London utara pada 2 Oktober 2012.

CARDIFF, KOMPAS.com - Ban kapten Wales yang disandang gelandang Arsenal, Aaron Ramsey, resmi dialihkan kepada bek Swansea City, Ashley Williams.

Pemain "The Swans" berusia 28 tahun itu telah memimpin Wales dalam empat laga dengan ban kapten di lengannya. Williams akan menjalani peran skipper timnas permanen itu, saat Wales menjalani laga Pra Piala Dunia Brasil 2014 melawan Skotlandia dan Kroasia, paruh Oktober ini.

Adalah Chris Coleman yang mengalihkan ban kapten Ramsey itu kepada Williams.

"Ramsey merasakan tekanan ketika menyandangnya. Kami perlu bergerak ke arah yang berbeda, karena apa yang kami lakukan selama ini tidak berjalan dengan baik. Untuk itu, saya ingin membuat beberapa perubahan dan itu (pengalihan jabatan kapten timnas) adalah perubahan terbesar," sebut Coleman, Jumat (5/10/2012).

Di tangan eks pelatih Fulham itu, Wales belum pernah menang dalam empat laga internasional. Wales pun baru sekali menjebol gawang lawan dan kekalahan terbesar adalah ketika dilumat Serbia 1-6.

"Bukan perkara mudah. Tentu saja Ramsey kecewa. Saya bicara dengannya kemarin dan ia luar biasa dewasa menghadapinya, dan sedikit lega, jika saya boleh jujur mengatakannya, karena memang tekanannya demikian besar," tandas Coleman.

Sang pelatih terkesan dengan kebesaran hati dan profesionalisme Ramsey.

Lelaki berusia 21 tahun itu menyandang ban kapten Wales oleh pelatih timnas sebelumnya, Gary Speed, pada Maret 2011. Ketika itu, Ramsey baru berusia 20 tahun dan 90 hari. Ia pun turun gelanggang sebagai skipper dalam laga internasional ke-12-nya bersama Wales, saat timnya dikalahkan Inggris 0-2 dalam laga Pra Euro Ukraina-Polandia 2012.

Ramsey tercatat sebagai kapten termuda Wales. Dalam era lelaki kelahiran Caerphilly itu, Wales meraih lima kemenangan dan kalah delapan laga.

 

Inter Tumpaskan Wakil Azerbaijan

BAKU, KOMPAS.com — Inter Milan meraih kemenangan perdana di babak penyisihan grup Liga Europa 2012-13. Bertandang ke Stadion Tofig Bahramov Republican, markas Neftci, "La Beneamata" menang 3-1, Kamis (4/10/2012).

Inter yang tampil dengan beberapa pemain mudanya langsung menggebrak sejak peluit babak pertama dibunyikan. Hasilnya, pada paruh pertama pertandingan, pasukan Andrea Stramaccioni unggul tiga gol berkat sumbangan Philippe Coutinho, Joel Obi, dan Marko Livaja.

Laga baru berjalan 10 menit, Coutinho sukses menaklukkan kiper Neftci, Sasa Stamenkovic, seusai menerima umpan Fredy Guarin.

Setengah pertandingan berlangsung, "I Nerazzurri" kembali sukses membobol gawang tuan rumah. Lagi-lagi, Guarin menjadi kreator atas terciptanya gol Inter yang kali ini dicetak Obi.

Tuan rumah benar-benar terlihat kalah kelas dari Inter. Terbukti, tiga menit sebelum jeda, Inter semakin menjauhkan skor pertandingan melalui sundulan Livaja.

Pada babak kedua, Inter sedikit mengendurkan serangan. Perubahan ini bisa dimanfaatkan wakil Azerbaijan itu untuk mencuri gol hiburan. Pada menit ke-53, Nicolas Canales berhasil memaksimalkan umpan Julius Wobay untuk merobek jala Samir Handanovic.

Tetapi, hanya aksi Canales yang menjadi penghibur publik tuan rumah. Hingga bubaran, Inter tetap menang 3-1 sekaligus membawa memuncaki Grup H Liga Europa dengan nilai empat.

Pada laga lainnya di grup yang sama, Rubin Kazan juga meraih hasil sempurna saat menjamu Partizan Belgrade. Gol yang dicetak oleh Gokdeniz Karadeniz pada menit ke-45 dan Aleksandr Ryazantsev pada menit ke-48 memaksa Partizan pulang tanpa poin. Rubin pun memiliki nilai sama dengan Inter di Grup H Liga Europa.

Susunan pemain:

Neftci:
30-Stamenkovic; 22-Shukurov, 32-Yunuszade, 5-Mitreski, 16-Bertucci; 15-Ramos, 6-Sadygov; 10-Wobay, 9-Flavinho; 21-Nurahmadov (19-Seyidov 46), 11-Canales

Inter: 1-Handanovic; 6-Silvestre, 19-Cambiasso, 40-Juan Jesus; 42-Jonathan, 14-Guarin (21-Gargano 82), 16-Mudingayi, 20-Obi (23-Ranocchia 64), 31-Pereira; 7-Coutinho (61-Garritano 75); 88-Livaja

 

Deschamps Berang kepada Wenger


BERTRAND GUAY / AFPPelatih Perancis, Didier Deschamps, menjawab pertanyaan media dalam konferensi pers di markas Federasi Sepak Bola Perancis (FFF) di Paris, Kamis (4/10/2012). Deschamps mengumumkan skuadnya untuk uji tanding melawan Jepang dan laga Pra Piala Dunia Brasil 2014 kontra Spanyol.

PARIS, KOMPAS.com - Pelatih tim nasional Perancis Didier Descamps berang kepada Pelatih Arsenal Arsene Wenger terkait perselisihan soal pemanggilan gelandang Abou Diaby. Deschamps juga mengingatkan Wenger untuk tidak mencampuri urusannya sebagai arsitek "Les Bleus".

Diaby sebenarnya tidak termasuk 23 pemain yang dipanggil Deschamps, Kamis (4/10/2012). Ia mengalami cedera paha, saat Arsenal dikalahkan Chelsea 1-2, Sabtu (29/9/2012) lalu. Akibat cedera itu, Diaby harus absen sekitar tiga pekan.  

Situasi itu yang memicu perselisihan Deschamps dengan Wenger. "Sang Profesor" --julukan Wenger-- melontarkan pernyataan bahwa Diaby seharusnya tidak perlu dipanggil memperkuat Perancis pada laga-laga sebelumnya.

"Sebuah kesalahan memainkan dia (Diaby) di tim nasional," kata Wenger. "Saya berulang kali telah mengatakan, jika Perancis menginginkan Diaby untuk laga melawan Spanyol, mereka seharusnya tidak memanggilnya pada laga melawan Finlandia dan Belarus."

Pernyataan Wenger itu membuat Deschamps meradang.

"Saya ingin mengingatkannya (Wenger), sayalah satu-satunya yang memutuskan siapa yang akan dipanggil dan berapa lama mereka akan bermain," tegas Deschamps seusai mengumumkan pemanggilan 23 pemain untuk laga uji tanding melawan Jepang dan Pra Piala Dunia Brasil 2014 melawan Spanyol.

"Hanya satu orang yang memutuskan hal itu dan itu adalah saya," tegas mantan kapten timnas Perancis itu.

Soal absennya Diaby dan Rio Mavuba yang cedera, Deschamps memanggil dua pemain untuk menggantikan keduanya, yakni Moussa Sissoko (Toulouse) dan Lassana Diarra (Anzhi Makhachkala).

Perancis akan menjamu Jepang pada laga persahabatan, 12 Oktober mendatang, serta bertandang melawan juara dunia dan Eropa, Spanyol, pada laga kualifikasi PD 2014, empat hari kemudian.

Tim "Ayam Jantan" saat ini memimpin klasemen sementara Grup I Zona Eropa dengan enam poin dari dua laga, unggul atas Spanyol yang baru mendapat tiga poin dari satu laga.

Allegri: Untung Ada Abbiati


AFPPelatih AC Milan, Massimiliano Allegri.

MILAN, KOMPAS.com - Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, mengaku senang dapat mengalahkan Zenit St Petersburg 3-2 pada kualifikasi Grup C Liga Champions di Stadion Petrovski, Rabu atau Kamis (4/10/2012) dini hari WIB. Menurutnya, kiper Christian Abbiati merupakan pemain yang berkontribusi besar atas kemenangan tersebut.

Dalam laga tersebut, tiga gol Milan dicetak Urby Emanuelson pada menit ke-13, Stephan El Shaarawy (16), dan gol bunuh diri Tomas Hubocan (75). Zenit memangkas selisih gol melalui Hulk (45+1) dan Shirokov (49).

"Abbiati membuat beberapa penyelamatan gemilang di babak pertama maupun kedua. Dia adalah kiper yang hebat. Selama dua tahun saya di sini (Milan), dia telah melakukan hal-hal besar," ujar Allegri seperti dilansir Football Italia.

"Semua orang terkadang melakukan kesalahan. Tetapi, jika kiper melakukan kesalahan akan selalu disoroti berbeda dari pemain lainnya," lanjutnya.

Dengan kemenangan itu Milan sementara menduduki urutan kedua klasemen Grup C dengan empat poin, di bawah Malaga yang makin kokoh di puncak dengan nilai 6.

"Ini adalah kemenangan penting. Di babak pertama kami sangat baik. Zenit kemudian melakukan perubahan taktik dan benar-benar  tidak membiarkan kami bermain dengan leluasa," kata Allegri.

"Saya harus memuji penampilan anak-anak yang bermain seperti ingin terus meraih kemenangan di sepanjang pertandingan," tegasnya kemudian.